Simak panduan medis untuk menjaga kebersihan payudara secara aman agar terhindar dari infeksi bakteri dan memperlancar ASI.
Setelah melahirkan, payudara mulai memproduksi ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi. Apabila payudara dan puting tidak dirawat dengan baik, ibu dapat mengalami berbagai masalah seperti puting kotor, puting lecet, saluran ASI tersumbat, bendungan ASI, hingga kesulitan menyusui. Perawatan payudara secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan payudara, memperlancar pengeluaran ASI, dan mempersiapkan ibu agar lebih nyaman saat menyusui.
Mengompres papilla (puting) dan areola mammae dengan kapas berminyak selama 3-5 menit dan membersihkannya.
Mengenyalkan papilla mammae dengan cara:
a. Meletakkan dua ibu jari di atas dan di bawah papila mammae, diregangkan ke areola mammae arah kiri-kanan dan atas-bawah sebanyak 20x.

b. Atau cukup ditarik saja perlahan ke depan sebanyak 20x.
Mengoleskan minyak pada kedua tangan atau pada payudara, kemudian mengenyalkan kedua payudara dengan memutarkan telapak tangan pada payudara secara lembut.
Mengurut payudara dari pangkal payudara ke arah areola mammae mulai dari atas, samping, dan bawah dengan menggunakan pinggir telapak tangan.
Mengurut payudara dari pangkal payudara ke arah areola mammae mulai dari atas, samping, dan bawah dengan menggunakan ruas-ruas jari (kondisi tangan menggenggam).
Mengompres payudara dengan air hangat kemudian air dingin secara bergantian beberapa kali, dan diakhiri dengan air hangat.
Mengeringkan payudara dengan handuk bersih dan kering secara perlahan tanpa digosok terlalu keras.